Agenda
MONITORING PASCA DIKLAT
  • Jumat, 27 Jan 2017
  • MONITORING PASCA DIKLAT

    Monitoring dilakukan dengan cara menggali untuk mendapatkan informasi secara regular berdasarkan indikator tertentu, dengan maksud mengetahui apakah kegiatan yang sedang berlangsung sesuai dengan perencanaan dan prosedur yang telah disepakati. Apabila monitoring dilakukan dengan baik akan bermanfaat dalam memastikan pelaksanaan kegiatan tetap pada jalurnya (sesuai pedoman dan perencanaan program). Juga memberikan informasi kepada pengelola program apabila terjadi hambatan dan penyimpangan, serta sebagai masukan dalam melakukan evaluasi.

    Disinilah peran Balai Diklat Industri sangat diperlukan. Sebagai institusi yang melatih SDM industri yang handal dan berkompeten, Balai Diklat Industri dalam rangka mendukung program percepatan reposisi berupaya meningkatkan kualitas program pelatihan, instruktur, kurikulum, sarana dan prasarana. Hal ini menjadi penting mengingat perlunya keterpaduan pelaksanaan diklat dengan sertifikasi kompetensi dan penempatan kerja;

    1. Membangun SDM Industri yang kompeten dan profesional;
    2. Menyediakan tenaga kerja terampil, ahli madya dan ahli sesuai kebutuhan sektor industri;
    3. Membangun manajemen pendidikan dan pelatihan yang berbasis kompetensi dan bertaraf internasional.

     Balai Diklat Industri adalah lembaga diklat yang merupakan instrumen dari Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang melaksanakan kegiatan diklat berbasis kompetensi sesuai dengan bidang dan spesialisasi daerah.

    Balai Diklat Industri Medan merasa perlu dan terpanggil untuk melaksanakan monitoring pasca diklat ke perusahaan-perusahaan industri sawit dan karet beserta turunannya, guna untuk mendapatkan gambaran yang nyata tentang ada tidaknya peningkatan aktivitas pekerja yang telah mengikuti proses pendidikan pelatihan yang dibutuhkan mereka saat ini, hasil monitoring pasca diklat ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan produktivitas dalam pengembangan sektor industri.

    Dalam tahap pembentukan tenaga kerja yang kompeten dan memiliki daya saing global terdapat dua aspek kegiatan penting yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain yakni kegiatan pelatihan dan kegiatan pengembangan sumber daya manusia itu sendiri yang 

    dimaksudkan agar potensi yang dimiliki dapat digunakan secara efektif. Kegiatan pelatihan dipandang sebagai awal yaitu dengan diadakannya proses orientasi yang kemudian dilanjutkan secara berkelanjutan sampai kepada Monitoring.

             Identifikasi Masalah

    1. Melakukan kegiatan monitoring pasca diklat (survey ke Dinas Perindag di Prov. Sumatera Utara dan Prov. NAD).
    2. Melakukan pertemuan dengan alumni diklat yang telah dikemas dalam bentuk kuesioner serta pengamatan langsung serta wawancara yang dilakukan oleh tim surveyor setelah diklat berlangsung dan selama tim surveyor ditugaskan ke daerah.
    3. Mengadakan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.
    4. Menyusun laporan monitoring pasca diklat.

             Maksud dan Tujuan

    1. Untuk mendapatkan informasi/mengkaji mengenai kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan baik diklat teknis maupun non-teknis telah sesuai dengan rencana.
    2. Sebagai bahan masukan dan bahan koreksi untuk kegiatan selanjutnya.
    3. Untuk mengetahui manfaat dan hambatan/permasalahan dari kegiatan.
    4. Sebagai bahan dalam pembuatan laporan d

    Manfaat Monitoring Pasca Diklat

    Dengan monitoring kita dapat mengenali masalah pelaksanaan program, melahirkan koreksi/perbaikan pelaksanaan program, mengukur pencapaian target program dan menilai trend perubahan yang diharapkan. Hasil dari pengamatan, akan memberikan data antara lain berupa keterlibatan peserta diklat dalam proses belajar mengajar, kondisi sarana dan prasarana yang dimiliki dan antusiasme peserta diklat suatu kegiatan 

    Monitoring pasca diklat dapat didefenisikan sebagai serangkaian kegiatan sistematik dan teratur untuk mendapatkan dan menggunakan informasi sebagai dasar perbaikan efisiensi dan efektivitas program. Monitoring pasca diklat bertujuan untuk menilai sejauhmana rencana kegiatan pokok telah dilaksanakan dan sejauhmana pengaruh kegiatan tersebut terhadap kelompok sasaran.

    Hasil monitoring pasca diklat ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada pusdiklat tentang manfaat dari suatu pelatihan kepada pekerja baik secara teoritis maupun 

    praktis. Secara teoritis, hal ini dimaksudkan untuk dapat menambah khasanah pengetahuan manajemen, teknis maupun bisnis khususnya teori-teori yang berkaitan dengan strategi kebijaksanaan pemerintah dibidang industri.

    Kegiatan monitoring pasca diklat dilingkungan Balai Diklat Industri Medan dilakukan dengan cara:

    1. Penggunaan kuesioner, hasil rekapitulasi kuesioner (terlampir) disiapkan berupa pertanyaan terstruktur tertulis dimaksudkan agar para petugas baik dari unit kerja kegiatan diklat maupun petugas penilai dalam melakukan monitoring dapat menggunakan acuan atau sarana penilaian yang sama sehingga monitoring dapat lebih obyektif.
    2. Metoda pelaksanaan interview. Kegunaan interview dalam evaluasi pendidikan dan pelatihan dimaksudkan selain untuk mengkonfirmasikan hasil pengisian kuesioner juga agar dapat dilakukan evaluasi secara langsung sehingga lebih objektif dan diharapkan untuk umpan balik serta pendalaman permasalahan yang mungkin dijumpai dilapangan.
    3. Studi perbandingan berupa membandingkan hasil studi lapangan/kuesioner dengan fakta dilapangan.

    Setelah melaksanakan monitoring pasca diklat oleh para surveyor maka diperoleh data berupa isian kuesioner yang berasal dari provinsi-provinsi yang telah ditetapkan dan berada didalam wilayah kerja Balai Diklat Industri Medan, data tersebut berikutnya akan diverifikasi dan dianalisa. 

    Hasil Observasi Monitoring Pasca Diklat

    Untuk mencapai sasaran yang optimal dari program Balai Diklat Industri Medan masih dirasakan beberapa kendala yang perlu mendapat perhatian. Adapun kendala tersebut meliputi calon peserta yang kriterianya kurang sesuai dengan kebutuhan pelatihan, ketersediaan dana yang kurang memadai serta dukungan unit asal peserta terhadap peserta yang dikirim. Salah satu faktor yang menentukan kualitas output suatu diklat adalah kualitas input diklat, dengan adanya calon peserta yang terseleksi akan menghasilkan mutu tamatan yang lebih baik dan sebaliknya.

     Balai Diklat Industri Medan sebagai salah satu unit pelaksana teknis dibidang pendidikan dan pelatihan menjalin kerjasama dalam hal pelatihan calon tenaga kerja terampil dan siap pakai dibidang kelapa sawit. Masyarakat pencari kerja untuk menjadi Tenaga Kerja Industri (TKI) di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sesuai jumlah kebutuhan, kualifikasi pendidikan/ketrampilan yang harus dimiliki dan posisi yang akan diisi. Pola diklat: Rekrutmen-Diklat-Tempatkan ke PKS. Setelah diseleksi, lolos, ikut diklat, lulus langsung ditempatkan di PKS. Balai Diklat Industri Medan menjadi Penyedia tenaga kerja Industri yang terampil dan siap pakai ke PKS (link and match Balai Diklat Industri Medan dengan PKS).

    Pada tahun 2015, Balai Diklat Industri Medan sudah melaksanakan kerjasama dengan perusahaan industri sawit dan karet beserta turunannya yang menghasilkan Diklat 3 in 1 Operator Pabrik Kelapa Sawit sebanyak 4 (empat) angkatan, Diklat Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler sebanyak 10 (sepuluh) angkatan, Diklat Setara Diploma I Operator Pabrik Kelapa sawit sebanyak 1 (satu) angkatan.

    Adapun daftar Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) tahun 2015 adalah sebagai berikut:

    Daftar Nomor Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/Mou) Tahun 2015

    Balai Diklat Industri Medan

    DIKLAT 3 IN 1

    No.

    Angkatan

    Nama Diklat

    Tanggal Mou

    No. MoU BDI

    Nama dan No. MoU Perusahaan

    1

    I

    Three In One Operator Pabrik Kelapa Sawit di Bidang Industri Kelapa Sawit angkatan

    25 Juni 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 479/SJ-IND.6.18/MoU/6/2015     

    PT. Tri Bahtera Srikandi

    Nomor : 024/TBS -MDN/VI/2015

    2

    II

    Three In One Operator Pabrik Kelapa Sawit di Bidang Industri Kelapa Sawit angkatan

    29 Juni 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 496/SJ-IND.6.18/MoU/6/2015     

    PT. Tor Ganda

    Nomor : TG.11/X/1119/VI/2015

     

    3

    III

    Three in one Operator PKS/CPO & KCP/CPKO di Bidang Industri Kelapa Sawit

    03 Agustus 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 591/SJ-IND.6.18/MoU/8/2015     

    PT. Permata Hijau

    HRD-PHG/X/3485/08 15

    4

    IV

    Three In One Operator Pabrik Kelapa Sawit di Bidang Industri Kelapa Sawit angkatan

    07 September 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 718/SJ-IND.6.18/MoU/9/2015     

    PT. PP. London Sumatera Indonesia, Tbk

    279/H&S/DIKLAT MDN/IX/2015


    Daftar Nomor Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/Mou) Tahun 2015

    Balai Diklat Industri Medan

    DIKLAT SERTIFIKASI KOMPETENSI BOILER

    No.

    Angkatan

    Nama Diklat

    Tanggal MoU

    No. MoU BDI

    Nama dan No. MoU perusahaan

    1.

    I

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Sarung Tangan (Karet Dan Turunannya)

    02 Maret 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 160/SJ-IND.6.18/MoU/3/2015

    PT. Shamrock Manufacturing Corpora

    Nomor : 019/HRD/II/MOU/SMC/2015

    2.

    I

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Sarung Tangan (Karet Dan Turunannya)

    02 Maret 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 161/SJ-IND.6.18/MoU/3/2015

    PT. Maja Agung Latexindo

    Nomor: 043/HRD/II/MoU/MAL/2015

    3.

    II

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Sarung Tangan (Karet Dan Turunannya)

    25 Maret 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 216/SJ-IND.6.18/MoU/3/2015

    PT. Smart Gloves Indonesia

    Nomor : 075/SK/SGI/III/2015

     

    4.

    II

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Sarung Tangan (Karet Dan Turunannya)

    25 Maret 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 217/SJ-IND.6.18/MoU/3/2015

    PT. Maju Indoraya

    Nomor : 217/HRD/MoU/MIR/3/2015

    5.

    II

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Sarung Tangan (Karet Dan Turunannya)

    25 Maret 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 218/SJ-IND.6.18/MoU/3/2015

    PT. Pelita Agung Agri Industri

    Nomor : HRD-PHG/X/0808/03 15

    6.

    II

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Sarung Tangan (Karet Dan Turunannya)

    25 Maret 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 219/SJ-IND.6.18/MoU/3/2015

    PT. Raya Padang Langkat

    Nomor : 082/RPL/III/2015

    7.

    III

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    20 April 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 273/SJ-IND.6.18/MoU/4/2015

    PT. Nubika Jaya

    Nomor : HRD-NBK/X/1573/04 15

     

    8.

    III

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    20 April 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 274/SJ-IND.6.18/MoU/4/2015

    PT. Permata Hijau Sawit

    Nomor : HRD-PHG/X/1573/04 15

     

    9.

    III

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    20 April 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 275/SJ-IND.6.18/MoU/4/2015

    PT. Nagamas Palm Oil Lestari

    Nomor : HRD-NPO/X/1573/04 15

    10.

    III

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    20 April 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 276/SJ-IND.6.18/MoU/4/2015

    PT. Victorindo Alam Lestari

    Nomor : HRD-VAL/X/1573/04 15

     

    11.

    III

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    20 April 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 277/SJ-IND.6.18/MoU/4/2015

    PT. Permata Hijau Palm Oleo

    Nomor : HRD-PHPO/X/1573/04 15

     

    12.

    IV

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    05 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 311/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PT. PP. London Sumatera,Tbk

    Nomor : 083/HRD/TR/EX/V/2015

    13.

    IV

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    05 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 312/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PT. Sago Nauli

    Nomor : 022/SN-MDN/IV/2015

    14.

    IV

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    05 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 313/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PT. Tasik Raja

    Nomor : 02/EHS/MoU-Eks/V/2015

    15.

    IV

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    05 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 314/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PT. Ukindo

    Nomor : 01/EHS/MoU-Eks/V/2015

    16.

    IV

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    05 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 315/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PT. Austindo Nusantara Jaya Agri

    Nomor : 004/LPANJA/SPK/V/2015

    17.

    IV

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    05 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 316/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PT. Austindo Nusantara Jaya Agri Siais

    Nomor : 002/LP/ANJASIAIS/SPK/V/2015

    18.

    IV

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    05 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 317/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PT. Kayung Agro Lestari

    Nomor : 002/LP/KAL/SPK/V/2015

    19.

    IV

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    05 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 318/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PTPN II

    Nomor : 20/MoU/01/V/2015

    20.

    V

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    21 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 383/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PT. Tor Ganda

    Nomor : TG.11/X/918/V/2015

    21.

    V

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    21 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 384/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PT. Bina Pitri Jaya

    Nomor : 03/EHS/MoU-Eks/V/2015

    22.

    V

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    21 Mei 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 385/SJ-IND.6.18/MoU/5/2015

    PT. Tri Bahtera Srikandi

    Nomor : 023/SN-MDN/V/2015

     

    Angkatan VI tidak ada MoU

    23.

    VII

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    18 Agustus 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 659/SJ-IND.6.18/MoU/8/2015

    PT. Bakrie Sumatera

    Nomor : 259/HR Area/VIII/2015

    24.

    VII

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    18 Agustus 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 660/SJ-IND.6.18/MoU/8/2015

    PT. Sinar Sawit Lestari

    Nomor : 001/SSL/TR/VIII/2015

    25.

    VII

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    18 Agustus 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 661/SJ-IND.6.18/MoU/8/2015

    PT. Djaja Putra Indonesia

    Nomor : 001/DPI/TR/VIII/2015

    26.

    VIII

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    28 September 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 744/SJ-IND.6.18/MoU/9/2015

    PT. Multi Palma Sejahtera

    Nomor : 04/PKSMPS/IX/2015

    27.

    VIII

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    28 September 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 774.1/SJ-IND.6.18/MoU/IX/2015

     

    PT. Herfinta Farm & Plantations

    Nomor : 36/A.7/HF/IX/2015

    28.

    VIII

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    28 September 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 773/SJ-IND.6.18/MoU/9/2015

    PT. Ciliandra Perkasa

    Nomor : CLP-PLT/BDIM/130/IX/2015

     

    29.

    IX

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    15 Oktober 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 841.1/SJ-IND.6.18/MoU/10/2015

    PT. Smart, Tbk

    Nomor : 517/Srt-HR-GA/X/2015

    30.

    IX

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    15 Oktober 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 840/SJ-IND.6.18/MoU/10/2015

    INDOAGRI

    Nomor : 325/H&S/BDI/X/2015

     

    31.

    X

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    09 November 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 890/SJ-IND.6.18/MoU/11/2015

    PT. Agrosarimas Indonesia

    Nomor : 001/ASI/EXT/MOU/XI/2015

    32.

    X

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    09 November 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 891/SJ-IND.6.18/MoU/11/2015

    PT. Tri Bakti Sarimas

    Nomor : 001/TBS/EXT/MOU/XI/2015

    33.

    X

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    09 November 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 892/SJ-IND.6.18/MoU/11/2015

     

    PT. Inhil Sarimas Kelapa

    Nomor : 001/ISK/EXT/MOU/XI/2015

    34.

    X

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    09 November 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 893/SJ-IND.6.18/MoU/11/2015

    PT. Meskom Agro Sarimas

    Nomor : 001/MAS/EXT/MOU/XI/2015

    35.

    X

    Kompetensi Sertifikasi Operator Boiler Di Bidang Industri Perkebunan Kelapa Sawit

    09 November 2015

    Balai Diklat Industri Medan 

    Nomor : 894/SJ-IND.6.18/MoU/11/2015

    PT. Prima Palm Latex Industri

    Nomor : 151109/Mou/PPLI-BDIM/HO-Medan

     

    Balai Diklat Industri Medan

    DIKLAT SETARA DIPLOMA I

    No.

    Angkatan

    Nama Diklat

    Tanggal Pelaksanaan

    No MoU BDI  Medan

    MoU Politeknik ATI Padang

    Nama dan No. MoU Perusahaan

    1.

    I

    Diklat Setara Diploma I Operator Pabrik Kelapa Sawit Di Bidang Industri Kelapa Sawit

    27 Oktober

    2015

    894/SJ-

    IND.6.18/MoU/X/2015

    1582/SJ-

    IND.6.6/MoU/X/2015

    025/TBS-MDN/X/2015

    2.

    I

    Diklat Setara Diploma I Operator Pabrik Kelapa Sawit (Lanjutan)

    15 Pebruari

    s/d

    13 Mei 2016

    894/SJ-

    IND.6.18/MoU/X/2015

    1582/SJ-

    IND.6.6/MoU/X/2015

    025/TBS-MDN/X/2015


    Anggaran

    Anggaran yang tersedia untuk mendukung kelancaraan pelaksanaan monitoring pasca diklat Tahun 2016 di Balai Diklat Industri Medan berasal dari anggaran daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) Tahun 2016. Berdasarkan surat pengesahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun anggaran 2016 Nomor: SP. DIPA- 019.01.2.248539/2016 tanggal 07 Desember 2015 sebesar Rp. 84.450.000,- (Delapan Puluh Empat Juta Empat Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah), terdiri dari :

     

    PAGU

    REALISASI

    ANGGARAN

    Rp. 84.450.000,-

    Rp. 67.885.900,-

    BELANJA BAHAN

    Rp. 4.500.000,-

    Rp. 2.500.000,-

    BELANJA HONOR OUTPUT KEGIATAN

    Rp. 1.750.000,-

    Rp. 1.750.000,-

    BELANJA PERJALANAN BIASA

    Rp. 78.200.000,-

    Rp. 63.635.900,-

     Kendala yang dihadapi

    Dari pengamatan dilapangan diperoleh masukan banyak peserta yang dikirim untuk mengikuti suatu diklat kadangkala kurang tepat memenuhi kriteria yang diminta, hal ini juga berakibat terjadinya ketidakseriusan dalam mengikuti materi diklat, yang tentu saja hasil yang akan diperolehnya juga tidak maksimal, artinya disini adalah kualitas output sangatlah bergantung dan ditentukan oleh bagaimana dengan inputnya serta bagaimana pula proses yang dilakukan oleh Balai Diklat Industri Medan, bukan saja kurikulum maupun silabus yang harus tepat tetapi kualitas tenaga pengajar juga harus baik.

    Dalam mengisi kuesioner masih terdapat pegawai yang enggan mengisi kuesioner dan ada juga yang tidak mengembalikan sampai batas waktu yang telah ditentukan, namun demikian mudah mudahan jumlah yang ada ini juga sangat berguna yang dapat memberikan gambaran tentang maksud dan tujuan dari Monitoring Pasca  Diklat ini.

    Sampai saat ini di Balai Diklat Industri Medan tidak tersedia Widyaiswara tetap yang sekiranya mampu melaksanakan pengajaran atas seluruh mata pelajaran, baik dalam diklat penjenjangan, maupun diklat ketrampilan teknis dan diklat teknis fungsional.

    Banyak daerah yang menginginkan diklat yang memberikan bahan dan materi yang lebih aplikatif lagi dengan membuat lebih banyak kasus (praktek) yang relevan pada bidang kerja peserta yang pada akhirnya dapat diaplikasikan pada tempat kerjanya setelah mengikuti diklat sehingga dapat digunakan membimbing pengusaha IKM yang ada didaerah mereka sehingga pekerja yang ada didaerah dapat menguasai potensi IKM yang ada didaerah mereka atau dengan perkataan lain pekerja yang didiklatkan dapat menjadi instruktur yang siap pakai dalam mengajarkan usaha industri yang ada didaerah mereka.

     Kesimpulan

    Pelaksanaan Monitoring Pasca Diklat dapat disimpulkan sebagai berikut :

    1. Pendataan kebutuhan diklat dilakukan berdasarkan wawancara dan pengisian daftar pertanyaan yang berisi  kebutuhan diklat  secara sepintas.
    2. Pendataan jumlah pegawai seluruh unit dinas yang menangani industri di wilayah kerja Balai Diklat Industri Medan  belum komplit.
    3. Studi penelitian tentang kaitan antara hasil diklat terhadap pengembangan karir pegawai (evaluasi pasca diklat) belum pernah dilakukan.
    4. Promosi keberadaan Balai Diklat Industri Medan masih terbatas.
    5. Sarana dan prasarana gedung Balai Diklat Industri Medan yang belum lengkap dan memadai.
    6. Sumber daya manusia khususnya tenaga widyaiswara atau instruktur teknis untuk diklat yang harus praktek belum tersedia.
    7. Pelaksanaan diklat di Balai Diklat Industri Medan telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang telah disusun sebelumnya.
    8. Dalam pengisian kuesioner masih ada unit kerja yang tidak mengisi dengan lengkap seluruh kuesioner yang dibagikan kepada petugas Monitoring Pasca Diklat.

    Berdasarkan pembahasan hasil penelitian yang telah dipaparkan pada bagian terdahulu makadapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Pendidikan dan pelatihan serta motivasi secara simultan berpengaruh terhadap peningkatan  kinerja  alumni  Balai  Diklat  Industri  Medan. Dengan terlaksananya pendidikan dan pelatihan yang baik serta adanya motivasi yang tinggi dari para alumni maka akan didapat kinerja yang meningkat dari para alumni. Berdasarkan pengujian variabel independen secara parsial, variabel pendidikan dan motivasi pengaruh dalam peningkatan kinerja. Sedangkan variabel motivasi adalah merupakan variabel yang dominan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja alumni Balai Diklat Industri Medan.

    Monitoring Pasca Diklat adalah proses pengumpulan dan analisis informasi secara sistematis dan kontiniu tentang kegiatan program/pelaksanaan diklat sehingga dapat dilakukan tindakan koreksi untuk penyempurnaan program/pelaksanaan diklat itu selanjutnya. Pemantauan diklat lebih menekankan pada pelaksanaan program.

    Evaluasi program diklat adalah proses penilaian pencapaian tujuan dan pengungkapan masalah kinerja program/pelaksanaan diklat untuk memberikan umpan balik bagi peningkatan kualitas kinerja program/pelaksanaan diklat. Evaluasi lebih menekankan pada perubahan yang terkait dengan hasil dan dampak program/pelaksanaan diklat.

    Kegiatan Monitoring Pasca Diklat merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui hasil pelaksanaan kegiatan yaitu mengenai tingkat perkembangan pelaksanaannya, manfaatnya dan mengetahui hambatan atau permasalahan yang dihadapi sehingga dapat dilakukan tindakan korektif sedini mungkin dan tindakan penyesuaian selanjutnya.  Kemudian  menganalisis data dan informasi dari kegiatan yang  dikumpulkan secara sistematis untuk menilai kelayakan serta pencapaian sasaran dan tujuan kegiatan baik pada tahap  perencanaan, pelaksanaan  maupun pasca pelaksanaan.

    Saran

    Dengan memperhatikan semua strategi yang telah diuraikan diatas serta mempertimbangkan situasi dan kondisi yang dihadapi maka, strategi utama dalam mencapai tujuan dan sasaran sebagai berikut :

    1. Meningkatkan dan mengembangkan kemampuan melaksanakan diklat dalam memenuhi tuntutan reformasi birokrasi.
    2. Penguatan dan pembinaan pada unit pendidikan yang unik spesifik dalam mendukung kebijakan pengembangan industri inti daerah.
    3. Melaksanakan sertifikasi kelembagaan.
    4. Memanfaatkan dan mengoptimalkan jejaring kerja untuk merebut peluang pasar dan meningkatkan kemampuan melaksanakan diklat.
    5. Meningkatkan kemampuan lembaga pendidikan/balai diklat yang berorientasi kebutuhan.
    6. Sebaiknya rekruitmen peserta (khusus perusahaan industri sawit/karet) agar lebih detail persyaratannya (tamatan dan jurusan) agar dalam pelatihan dapat lebih efektif pelaksanaannya, sehingga tingkat penerimaan dan aspiratif terhadap materi diklat dapat lebih merata sehingga bahan dan materi yang diberikan dapat lebih diserap dan pada akhirnya dapat diaplikasikan pada tempat kerjanya setelah mengikuti diklat.
    7. Diklat yang akan diadakan ke depannya berkesinambungan dengan diklat-diklat sebelumnya sehingga ilmu yang didapatkan tidak setengah-setengah.
    8. Frekwensi dan lamanya diklat perlu ditambah.
    9. Pelaksanaan diklat yang lebih kontiniu dengan materi pelatihan yang berbeda (materi dan cara penyajian materi perlu disederhanakan agar lebih mudah dicerna oleh peserta)
    10. Dalam pengisian kebutuhan diklat, hendaknya mengacu pada analisa kebutuhan diklat pada daerah tersebut.
    11. Pendidikan dan pelatihan teknis serta motivasi secara simultan berpengaruh terhadap peningkatan kinerja alumni Balai Diklat Industri Medan sehingga disarankan agar dapat tetap mempertahankan dan mengembangkan diklat teknis kepada para pegawa
    12. Diharapkan para atasan dapat memberikan motivasi kepada para pegawai agar mereka makin dapat meningkatkan kinerjanya bahkan jika mungkin lebih meningkatkan perhatiannya lagi terutama kepada variabel yang dominan didalam meningkatkan kinerja yaitu variabel motiva

     

    Balai Pendidikan dan Pelatihan Industri Medan

      JL. Dame No.32 Medan - Indonesia
      Medan - Indonesia
      bdimedan@gmail.com (+6261) 786 5857

    Help Desk

    Statistik Website :