Berita

Dorong Pemulihan Ekonomi, Balai Diklat Industri Medan Gelar Diklat 3 In 1

Dorong Pemulihan Ekonomi, Balai Diklat Industri Medan Gelar Diklat 3 In 1

Tribun-medan.com, Medan - Balai Diklat Industri (BDI) Medan membuka Diklat 3 In 1 Serentak pada Industri Pengolahan Sawit dan Industri Pengolahan Makanan secara virtual, Rabu (17/2/2021).
Diklat barbasis kompetensi 3 in 1 yang diselenggarakan pada periode bulan Februari 2021, diselenggarakan oleh Balai Diklat Industri Medan bekerjasama dengan pemerintah daerah Propinsi Riau, Kabupaten Bungo, Aceh Utara, Serdang Berdagai, Kabupaten Langkat dan Kabupaten Bengkalis.
Pelatihan ini juga bekerjasama dengan PT AMP Plantation, PT Langkat Nusantara Kepong , PT Perkebunan Nusantara V, PT Sumber Tani Agung Resources.
Kepala Balai Diklat Industri Medan Indra Amin mengatakan, pendidikan dan latihan ini merupakan langkah dalam penyiapan tenaga kerja industri yang kompeten, khususnya di sektor industri pengolahan sawit dan industri pengolahan makanan dalam suasana kebiasaan baru yang dijalani.
"Pendidikan dan pelatihan ini dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi melalui tenaga kerja yang kompeten, khususnya di bidang industri pengolahan sawit dan makanan," ujar Indra.
Indra mengatakan, pelatihan akan dilakukan selama dua minggu dan diikuti 706 peserta.
Terdapat 400 peserta pada bidang industri pengolahan makanan dan 306 peserta pada industri pengolahan sawit.
"Peserta yang ikut ini adalah peserta minimal tamatan SMA sederajat yang belum bekerja. Jadi mereka dididik dan dilatih untuk ditempatkan di perusahaan-perusahaan yang sudah bekerjasama sama," katanya.
Nantinya, setelah diklat tersebut selesai, para peserta akan mendapatkan sertifikat dari Badan Sertifikat Nasional Profesional (BNSP).
Indra menjelaskan, peserta yang mengikuti diklat bekerjasama dengan Pemprov Riau sebanyak 100 orang, Pemkab Aceh Utara sebanyak  100 orang, kerja sama dengan Pemkab Serdang Bedagai 50 orang.


Sementara itu kerja sama dengan Pemkab Bengkalis 50 orang, kerja sama dengan Pemkab Bungo 50 orang, kerja sama dengan Pemkab Langkat 100 orang.
Kerja sama dengan PT Sawit Riau Makmur 56 orang, kerja sama dengan PT AMP plantation 50 orang, kerja sama dengan  PTPN V  50 orang, kerja sama dengan PT STAR 50 orang dan kerja sama dengan PT Siantar TOP Tbk 50 orang. 
"Kami sampaikan juga, bahwa sebanyak tiga angkatan telah ditutup pelaksanaannya hari Minggu dan Senin yang lalu tanggal 14 dan 15 Februari 2021 di Rokan Hilir Riau dan Kota Pekanbaru dengan jumlah peserta sebanyak 156 orang," ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Riau yang diwakili oleh Kadis Peridag Kop UKM Riau Asrizal mengatakan, pandemi Covid-19 menyebabkan ekonomi nasional mengalami kontraksi yang cukup dalam, sehingga menyebabkan pertumbuhan ekonomi negatif dan angka pengangguran yang mengalami peningkatan.
"Kementerian Perindustrian melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri beserta jajarannya telah melakukan langkah strategis, menyiapkan sumber daya manusia industri dan tenaga kerja  industri yang kompeten diberbagai sektor industri, baik pada industri pengolahan sawit, maupun industri pengolahan makanan," ujarnya.
Hal ini dilakukan  untuk menggeliatkan kembali sektor usaha produksi pada industri kita, baik berskala besar maupun kecil dan menengah.
"Sehingga sektor produksi di industri dapat bekerja dan beroperasi kembali, dan usaha untuk pemulihan ekonomi dapat dilakukan, termasuk upaya-upaya dalam rangka menangani tenaga kerja yang terdampak covid-19, yang telah kehilangan pekerjaan agar dapat bekerja kembali karena  industri tempat di mana mereka bekerja telah dapat berproduksi kembali sebagai mana mestinya," kata Asrizal.
Untuk itu, Asrizal mengatakan, pemerintah daerah baik tingkat Provinsi maupun kabupaten/kota akan senantiasa mendukung dan mensinergikan langkah-langkah strategis yang telah diambil.
"Secara bersama-sama, akan saling bahu-membahu, berkolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, tidak hanya pada propinsi Riau, Aceh, Sumatera Utara dan Kepulauan Riau, tetapi juga propinsi di seluruh wilayah Indonesia. Kami yakin dengan tekad dan sinergitas serta kolaborasi yang kita lakukan secara bersama-sama ini, permasalahan bangsa dan negara khususnya di bidang ekonomi, dan terkhusus lagi disektor industri dapat bangkit kembali," ujarnya.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian Arus Gunawan mengatakan, BPSDMI menyelenggarakan Pelatihan 3 in 1 berbasis kompetensi sebagai wujud nyata peran serta pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja industri kompeten sesuai kebutuhan industri.


Selain itu juga untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan daya serap tenaga kerja di masa pandemi Covid-19.
"Saya imbau juga untuk menaati prokes dan menyerap sebanyak-banyaknya apa yang akan dilakukan di diklat ini. Berdoa dan bersyukur karena Anda telah dipilih dalam kegiatan 3 in 1 ini di tengah kondisi Covid-19," ujarnya.
Dirinya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemda, Pemprov dan pelaku industri dan pimpinan perusahaan yang telah bekerjasama dengan Balai Diklat Industri Medan. (yui/Tribun-Medan.com)


Sumber : Tribun Medan 
https://medan.tribunnews.com/2021/02/17/dorong-pemulihan-ekonomi-balai-diklat-industri-medan-gelar-diklat-3-in-1?page=3

 

Hubungi Kami

Apabila anda memiliki pertanyaan tentang BDI Medan, silahkan kirim di form bawah ini.

Alamat

Jl. Damai No.32, Timbang Deli, Kec. Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara 20149

Telepon

061-7865857

Your message has been sent. Thank you!